Malam ini tidak ada yang lebih berisik dari hujan yang jatuh dimata hati, ditempat yang belum pernah kau sambangi, dia lantang meneriakan namamu berkali-kali, tiada henti. Tanpa rasa peduli akan diri, dia menuli telinganya sendiri.
Baginya, kamu adalah orang yang dia temui di tahun lepas,
mengenalmu tanpa sengaja dan menyayanginya secara tiba-tiba, dirimu baginya
adalah sederhana dan dia menyukainya, kau punya sifat yang sangat mungkin
dimiliki oleh orang lain, namun entah mengapa baginya mengenalmu adalah
berbeda. Kau tidak pernah sama dengan manusia lain yang dia temui, kau biasa
dan sederhana tapi entah kau juga spesial baginya. Bagaimana bisa aku
memberitahumu, bahwa berbicara denganmu saja bisa menghilangkan resahku.
Dia asli namun bertopeng.
