Rabu, 10 Januari 2018

Pelesir Tersier

Perasaan membawaku kerelung penantian penuh pengharapan, entah tawa yang berujung bahagia, atau rasa sakit yang berujung pahit, aku masih saja terduduk dipelataran, ditemani kepulan asap kopi yang masih menguap diantara bayang kenangan, juga rintik air hujan sebagai pertanda langit sedang dilanda pedih, ah sungguh teman yang sangat setia, bahkan keadaannya pun sama, aku merasakan apa yang langit rasakan, mengumpulkan semua uap panas dan menimbunnya ditempat yang disembunyikan, entah oleh perasaan entah oleh pengharapan, kemudian membuncah mengeluarkan segala isi dengan derai air yang jatuh berserakan.


Temaram langit senja mencirikan dirimu, indah namun perlahan menghilang | dipotret oleh @Luthfi


Sudah separuh hari langit tak berhenti menangis, mungkin luka yang dia rasakan teramat
Share:

Senin, 08 Januari 2018

Perlina Lintas Rasa

Aku ingin berhenti kau hadiahi sakit hati, terlalu banyak kejutan menungguku didepan, semua tengtangmu harus kuhentikan, mengikhlaskan untuk tidak lagi perduli dan melupakan. Bimbang merasuk jiwa, ragaku terkulai tak berdaya. Kita pernah berbincang sepanjang malam, atas nama tawa dan emotikon yang saling berbalasan mengiring pesan, tidakkah kau rindu?, banyak kisah yang telah kau ceritakan, tak satu pun tentangku yang kau perdulikan, sedihmu sudah sehat hatiku kian tersayat. Pertanyaanku masih sama; akankah aku akan kau kenang sebagai kisah indah atau hanya sekedar pengisi sepi karena yang kau harapkan tak begitu banyak memiliki waktu?.


sejuk udara pegunungan dingin sikapmu diujung pengharapan | liar potret dari @gempur


Bila kamu sedang duduk dibangku kelas dan menatap dengan sembunyi lelaki idamanmu tolong sampaikan padanya bahwa jangan pernah sakiti wanita yang istimewa ini, anggaplah dia ada
Share:

Kamis, 04 Januari 2018

Sepenggal Waktu Dalam Kisah

Tidak perlu saling menyesalkan. Apa yang pernah terjadi biarlah terjadi. Untuk apa saling menyalahkan? Kalau nyatanya dulu kita pernah sepakat untuk menyatukan, kegagalan atas nama rasa yang dulu pernah kita bina anggap saja sebagai pelajaran mulia, setidaknya dulu kita pernah saling memanggil dengan panggilan sayang, menunggu dengan cemas sebuah kabar, bertengkar hebat dikala hati sedang tidak seragam dan rasa cemburu yang teramat sangat ketika ada orang lain yang berusaha mendekati. Kita hanya perlu berbesar hati menerima segala kenyataan, bahwa kita memang benar terpisahkan.



senja menjemput malam jiwaku tersudut kelam | rekam potret dari @fitrimilleni


Menerima segala keputusan yang telah ditakdirkan tuhan kepada hati kita. Bagiku kamu tetaplah kamu, seseorang yang pernah menjadi patokan penyemangat setiap hari,
Share:

Selasa, 02 Januari 2018

Grafem Kladodia

Ketika mendamba adalah suatu kepasrahan maka akan ada kecewa diakhir cerita, ketika mengharap adalah pilihan maka akan ada sakit sebagai jawaban, atas raga yang kau kesampingkan, aku pernah mendambamu tanpa kepastian, aku pun pernah mengharap tanpa balasan, demi raga yang telah tersungkur lemas, aku pernah merasa memiliki tanpa terbalas, sakit oleh kecewa adalah cambukan teristimewa dikala hati sedang merana, terkoyak akan perasaan yang dibolak balik, terisi sepi atas asa yang tak pernah kau balas perduli.


Senja berpamitan, hatiku rapuh tak karuan | potret dari; @alyaputri


Terbengkalai, iya begitulah keadaan hati dan perasaanku saat ini.
Share: